
Rasuna Said
Penataan 2026 melanjutkan pembongkaran tiang monorel menuju complete street dengan pedestrian, jalur sepeda, drainase, utilitas, dan penerangan.
Lihat koridor jalan →Portal independen yang merangkum penataan jalan, pedestrian, drainase, embung, waduk, ruang biru-hijau, dan infrastruktur Jakarta Selatan dari sumber resmi dan dokumentasi publik terverifikasi.
Penataan Rasuna Said dan proyek tata air Fatmawati menunjukkan bahwa jalan, pedestrian, utilitas bawah tanah, dan drainase perlu direncanakan sebagai satu sistem.

Penataan 2026 melanjutkan pembongkaran tiang monorel menuju complete street dengan pedestrian, jalur sepeda, drainase, utilitas, dan penerangan.
Lihat koridor jalan →
JakTirta Project membangun embung di Kebagusan sebagai bagian sistem tata air dan pengendalian banjir Jakarta Selatan.
Lihat ruang biru-hijau →
Normalisasi dan pengurasan saluran berlangsung di Pasar Minggu, Cilandak, Pesanggrahan, Tebet, dan kecamatan lain.
Lihat air & drainase →Pada Februari 2026, 109 tiang monorel dinyatakan selesai dibongkar. Tahap berikutnya mencakup leveling jalan, penataan drainase, pedestrian, jalur sepeda, utilitas, penyeberangan, taman, dan PJU.

Publikasi Dinas Bina Marga pada Mei 2026 menyebut pedestrian sisi timur direncanakan selebar 4–7 meter, sementara saluran air yang semula rata-rata sekitar 80 cm diperbesar menjadi 120 cm.

Dinas SDA DKI Jakarta pada April 2026 menampilkan pembangunan Embung Kebagusan, Jakarta Selatan, sebagai salah satu lokasi JakTirta Project 2025–2027.
Di tingkat kota, waduk, situ, dan embung membantu pengendalian banjir, pengelolaan air, penyerapan air tanah, lingkungan, serta ruang rekreasi dan edukasi.
Pelajari ruang biru-hijau →Artikel internal diringkas dari Dinas Bina Marga dan Dinas SDA DKI Jakarta.
Direktori 50 portal informasi wilayah. Tautan jaringan memakai nofollow dan tidak menyatakan afiliasi pemerintah.